Kehangatan Omah Jowo dalam Kemasan Modern
Berlibur ke kota Yogyakarta tak cukup hanya sehari saja. Banyaknya tempat wisata yang ditawarkan kota pelajar tersebut membuat beberapa orang membuka usaha di bidang penginapan. Penginapan-penginapan di Jogja pun mempunyai karakter masing-masing yang menjadi keunggulannya. Namun, salah satu destinasi penginapan yang harus Anda coba adalah Omah Jowo. Omah Jowo, sebuah guest house yang menawarkan kehangatan penginapan bagi keluarga maupun masyarakat pada umumnya. Kehadiran Omah Jowo akan menambah kesan pengalaman Anda saat berada di Yogyakarta. Keramahan lingkungan serta letaknya yang berada di kawasan perumahan akan membuat tamu yang menginap seperti berada dalam rumah sendiri.
Omah Jowo terletak di kompleks perumahan River Park Residence, Jl. Jongke Kidul, Sendangadi, Mlati, No.2B, Yogyakarta (belakang hotel Hyatt), menawarkan konsep penginapan Jawa tradisional kemasan modern. Sebuah penginapan ditawarkan dalam kompleks perumahan menjadikan point plus tersendiri. Dimana kawasan tersebut memiliki suasana nyaman dan tenang untuk menginap bersama keluarga atau bercengkrama dengan sahabat dan kerabat.
Bangunan-bangunan joglo minimalis khas Jawa dikombinasikan dengan bangunan modern tampil apik nan menawan dalam sebuah penginapan. Keberadaan atap limasan pada penginapan Omah Jowo mengisyaratkan rumah joglo khas Jawa. Sedangkan sisa bangunannya dikemas dalam desain modern yang tak kalah menarik. Fasad kayu dan batu bata ekspos untuk material pagar teras terlihat begitu manis dengan lembaran-lembaran kayu persegi panjang membentuk pola berlubang-lubang. Dinding batu bata ekspos disusun rapat dan rapi menimbulkan kesan etnik dan menarik. Beberapa tanaman ikut menghiasi area luar penginapan berpadu dengan kerikil batu alam yang natural. Ornament topeng khas Jawa juga memperkuat nuansa Jawa di sisi dinding teras depan.
“Omah Jowo sendiri berdiri sekitar satu tahun yang lalu, respon masyarakat cukup baik sehingga kami sudah melayani banyak tamu. Tamu-tamu kami lebih ke family, dan memang itu sesuai segmen pasar yang kami tuju. Namun, kami juga tidak menutup kemungkinan bagi tamu masyarakat pada umumnya,” ungkap Ervin Arifianto selaku owner Omah Jowo.
Furniture yang digunakan Omah Jowo sebagian besar menggunakan bahan kayu sesuai dengan konsep yang diusung sang pemilik. “Keseluruhan furniture menggunakan kayu untuk menguatkan kesan Jawa,” terang Ervin panggilan akrabnya. Untuk aspek pewarnaan fasad depan dikonsep dengan warna natural yakni putih dan coklat. Memasuki guest house Omah Jowo, kita akan menjumpai ruang tamu atau area komunal yang cukup luas. Kursi-kursi etnik berukir serta berbagai hiasan terdapat di sana. “Kursi sofa dan kursi ukir yang besar di area ruang tamu ini termasuk furniture yang berumur cukup tua yang merupakan warisan dari nenek jaman dulu,” terangnya sambil memperlihatkan kursi kayu yang berukuran besar.
Berdiri di tanah seluas ± 110 m² , penginapan satu lantai seluas ± 95 m² ini minim akan penggunaan sekat. Pembagian ruang cukup simpel, yakni ruang tamu, untuk kamar-kamar ditempatkan di bagian samping-samping, sedangkan dapur di sisi agak belakang. Omah Jowo memiliki 3 kamar dengan kapasitas rumah untuk 10 orang. “Kami juga menawarkan untuk penambahan extra bed sampai lima orang,” tambahnya sembari menyusuri area dalam rumah. Di setiap kamar telah dilengkapi fasilitas seperti LCD TV serta AC. Selain itu juga terdapat 3 kamar mandi yang telah dilengkapi dengan water heater.
Memasuki kamar satu dan yang lainnya, konsep yang disajikan di dalamnya hampir sama. Kamar pertama memiliki konsep yang lebih simpel, dimana di dalam kamar hanya ada set tempat tidur modern dengan selimut motif bunga. Lukisan bunga dikemas dalam frame menambah kesan yang hangat di dalam kamar. Untuk kamar satu, menggunakan kamar mandi luar yang juga nyaman. Depan kamar mandi diberikan sentuhan kaca dengan corak emas dan beberapa hiasan-hiasan khas Jawa.
Menuju ke kamar kedua, kamar ini dilengkapi dengan kamar mandi dalam. Ukurannya lebih luas dibandingkan dengan kamar sebelumnya. Untuk tempat tidur menggunakan bed cover modern dengan motif bunga merah muda. Penempatan set meja rias lengkap dengan mirror oval yang berumur cukup tua bersanding dengan lemari kayu untuk menaruh pakaian. Set TV tak lupa disajikan untuk menikmati hiburan di dalam kamar. Jendela kaca dengan warna kayu cokelat terang diberi sentuhan gorden warna putih untuk memaksimalkan pencahayaan di dalam kamar. Untuk konsep kamar ketiga agak sedikit berbeda. Dimana adanya kasur kecil dengan corak pewayangan di dalam kamar menguatkan konsep Jawa yang diusung guest house tersebut. Secara keseluruhan hampir sama dengan kamar-kamar yang lainnya.
Omah Jowo juga menyediakan dapur untuk keperluan para tamunya. Dapur menyatu dengan meja makan untuk meminimalkan ruang di dalamnya. Set dapur modern dengan aksen hiasan kijang menjadikan ruang ini menarik dan nyaman. Furniture ruang makan berupa kursi kayu dengan ukiran bercorak bunga keemasan tampil elok berpadu dengan meja makan memanjang berlapis kaca. Untuk pencahayaan, sang pemilik menggunakan lampu gantung dengan bahan bambu rotan dibuat seperti tudung untuk menampilkan kesan sederhana namun unik.
Tak hanya itu, di sudut bagian belakang guest house terdapat parasol lengkap dengan kursi-kursi kayu untuk menikmati suasana pagi atau sore hari sambil ngeteh atau ngopi. Penempatan pintu geser yang terbuat dari kaca menjadikan koneksi yang apik antara ruang di dalam rumah dengan halaman belakang rumah. Di belakang rumah terdapat lahan kecil yang sejuk dengan dihadirkannya tanaman hijau. Dengan suasana lingkungan yang nyaman dan jauh dari kebisingan, Omah Jowo Guest House ditawarkan pada kisaran harga yang tergolong murah. Harga untuk week day sekitar 750 ribu per malam dan untuk week end berada pada kisaran harga 900 ribu per malam.
Lokasi guest house ini termasuk strategis karena dapat dijangkau dari dua jalan besar, yakni dari jalan Palagan dan dari jalan Magelang. Dari omah Jowo kita juga bisa dengan mudah menjangkau Monumen Jogja Kembali (Monjali), Taman Pelangi, Jogja City Mall, serta pusat-pusat perbelanjaan di kawasan jalan Magelang. Selain itu beragam wisata kuliner juga mudah di temukan di sepanjang jalan Palagan. Cara menuju ke Omah Jowo. Dari Tugu Jogja ke arah Barat- Jl. P. Diponegoro - perempatan pertama, belok kanan ke Jl. Magelang – Fly Over Jombor, pilih jalur ke Utara agar tetap di Jl. Magelang – putar balik di depan Soto Joyo Mlati – setelah Dealer Suzuki belok kiri ke Jl. Jongke Kidul – masuk ke Perumahan River Park Residence di kanan jalan, setelah perumahan Sendang Adi 2 (ditandai dengan dua ruko kembar beratap Joglo) – Omah Jowo (rumah ke-2 dari gerbang masuk kanan jalan). Yanti-red
OMAH JOWO
Perum. River Park Residence
Jl. Jongke Kidul, Sendangadi, Mlati,
No.2B, Yogyakarta (belakang hotel Hyatt)
Telp. 0816689149

















































































